Detail Yamaha V-Ixion Lightning Review

02/03/13 | comments (1)

Detail Yamaha V-Ixion Lightning Review atau mengenal Lebih jauh mengenai Yamaha V-Ixion Model Terbaru, generasi lanjutan motor laris V-Ixion, makin memperkuat kesan cinta produsen berlambang garputala kepada bikers. Khususnya dalam memahami keinginan bikers. Berikut detail mengenai Yamaha V-Ixion Lightning.


Modifikasi+Yamaha+V-Ixion+lightning

Engkol V-Ixion Lightning

Engkol pada Yamaha New V-Ixion Lightning memang menjadi perangkat yang sudah jarang digunakan dewasa ini. Mengingat fungsi elektrik starter lebih sigap, apalagi jika mati di jalan karena lupa mengatur kopling, sesuatu yang lazim saat berkendara.

Engkol+Yamaha+V-Ixion+lightning

Speedometer V-Ixion Lightning

Yang tak kalah 'cinta' adalah ketika Yamaha menyuguhkan tulisan sapaan 'Hi Bro' pada speedometer digitalnya. Secara bahasa, ungkapan ini lazim di dalam pergaulan, termasuk dalam komunitas seperti halnya komunitas sepeda motor.
Speedometer+V-Ixion+Lightning
Langkah ini simpel, tetapi tak ayal mengena di kalangan bikers. Apalagi saat pagi mereka memulai aktivitas, yang notabene butuh level mental lagi dalam menembus 'liarnya' jalan raya.

Bodi V-Ixion Lightning

Soal kerampingan yang berarti kompak, V-Ixion Lightning sama-sama langsing jika dibandingkan dengan kompetitornya, CB150R.
Bodi+Yamaha-Vixion
Namun jika lebih saksama, Yamaha lebih ramping lagi pada model bahu dekat tangki, Honda berukuran besar ala Mega Pro.

Tangki V-Ixion Lightning


Yamaha sendiri juga sudah mengandalkan tutup tangki magnet pembuka. Layaknya pada motor sport dengan kapasitas cc besar.

Rangka V-Ixion Lightning

Rangka+Yamaha-Vixion

Rangka lagi-lagi mengandalkan deltabox yang memang terkenal sporty. Rangka yang terkesan membiarkan mesin menggantung itu membuatnya tampak kompak atau ringkas.
Berbeda dengan CB150R yang dipasangi rangka pipa 'teralis' dengan kesan lebih rumit dan berat.

Mesin V-Ixion Lightning

Jika Honda CB150R pakai DOHC, Yamaha justru lebih memilih SOHC. Kalah unggul? Justru sebaliknya. Sekali lagi, Yamaha mengerti kebutuhan biker. SOHC atau single overhead camshaft berarti menggunakan satu camshaft di dalam kepala silinder atau satu poros kem. Sementara DOHC atau double overhead camshaft menggunakan dua poros kem.

Mesin+Yamaha-Vixion

DOHC memang unggul di putaran atas (saat ngebut). Namun, DOHC yang memiliki perangkat mekanis lebih banyak dan lebih baik. Namun membutuhkan biaya perawatan lebih pula jika terjadi kerusakan dibanding pada mesin SOHC.

Sementara itu, SOHC ringkas sehingga punya bobot lebih ringan dan karenanya lincah melibas tikungan. Toh touring tetap enak, tetapi paling sering digunakan di jalanan kota yang butuh manuver-manuver lihai bukan? Sekali lagi, V-Ixion Lightning jadi bukti bahwa Yamaha paham keinginan bikers-majalah otomotif.

Share this article :
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright ©. Kumpulan Gambar Menarik - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger